Spesifikasi Senjata Guma
Oleh : Ericko Mesemese
Bilah senjata ini tidak terbuat dari besi melainkan terbuat dari batu
keras. Sarung Guma sendiri terbuat dari kayu hitam dan tanduk. Pada ujung
parangnya terdapat ukiran kepala manusia. Badan sarungnyapun tidak ketinggalan
diberi hiasan dan ikatan logam perak.
Kepemilikan Guma dilihat dari hiasan yang terdapat pada gagangnya. Guma
milik raja gagangnya pasti membentuk ukiran kepala buaya dan terbuat dari
tulang manusia.
Masyarakat Sulawesi Tengah sudah terkenal memiliki keahlian menempa batuan
beku, bahan baku pembuatan Guma sejak dulu.
Kemampuan membuat Guma adalah prestasi karena teknik pembuatannya
berkolaborasi antara hal mistik dan ilmu dasar metalurgi, astronomi dan kimia
jika dianalogikan pada zaman sekarang.
Keberadaan senjata ini telah menyebar ke seluruh pelosok Sulawesi Tengah
akibat peperangan antar suku, migrasi dan percampuran kebudayaan karena
terjadinya perkawinan.
Eksistensi keberadaan Guma sempat terhenti pada zaman pemerintah Belanda.
Mereka melarang pembuatan Guma karena dianggap membahayakan keamanan politik
akibat perang antar suku.
Lenjut oleh : Guma Silonga
" Sedikit meluruskan le klo bicara metalorgi berarti berkaitan dengan baja
dan besi.....jika guma tdk ada unsur besi n baja mana mungkin kokoh.....menurut
sy bahan bilahan terbuat dari bebatuan yg mengandung unsur besi n baja yg
tinggi ....dengan ilmu metalorgi tinggi diolah menjadi bilah parang guma."
" Berbicara guma ni lemo nupale.....menurut sy ada n masih terjaga.....itu
salah satu bukti dari kelebihan/kesaktian orang2 tua zaman dulu...menunjukan
kemampuannya mebuat pusaka dengan cara singkat sebagai penghormatan dlm suatu
acara besar dihadapan raja n orang banyak."

0 komentar:
Posting Komentar